OPTIMASI FORMULASI BREAKFAST MEAL FLAKES (PANGAN SARAPAN) PISANG DENGAN PENAMBAHAN LABU KUNING

  • Kurnia Rimadhanti Ningtyas Politeknik Negeri Lampung
Keywords: Flakes, tepung pisang, tepung labu kuning

Abstract

Flakes atau sereal merupakan makanan sarapan yang banyak digemari masyarakat, karena flakes mudah untuk digunakan. Flakes umumnya dibuat dari bahan baku yang berasal dari golongan serealia dan umbi-umbian, seperti tepung terigu dan tapioka yang merupakan sumber karbohidrat dengan gula, garam dan air (Marsetio, 2006). Inovasi telah dilakukan dalam pengolahan flakes untuk meningkatkan nilai nutrisi dari flakes tersebut.  Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan formulasi tepung pisang dan labu kuning yang optimal terhadap tekstur flakes berdasarkan tingkat kesukaan konsumen. Penelitian ini akan dilakukan dengan tiga ulangan dan terdiri dari perbandingan tepung pisang dan tepung labu kuning, yaitu: P1 = tepung pisang 70% : tepung labu kuning 0% : tepung terigu 30 %; P2 = tepung pisang 60% : tepung labu kuning 10% : tepung terigu 30%; P3 = tepung pisang 50% : tepung labu kuning 20% : tepung terigu 30%; P4 = tepung pisang 40% : tepung labu kuning 30% : tepung terigu 30%; P5 = tepung pisang 30% : tepung labu kuning 40%. : tepung terigu 30%. Dari hasil pengamatan dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa formulasi tepung pisang dan tepung labu kuning dalam pembuatan flakes yang paling disukai oleh konsumen adalah dengan perbandingan tepung pisang 60%, tepung labu kuning 10% dan tepung terigu 30%.

Published
2018-12-31
Section
Articles