PENGOLAHAN LIMBAH KULIT SINGKONG SEBAGAI UPAYA MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN

  • Octavina Indriyanti White UIN Walisongo Semarang
  • Vina Nurrahmania Universitas Islam Negeri Walisongo
  • Teguh Wibowo Universitas Islam Negeri Walisongo
Keywords: Kulit singkong, keripik kulit singkong, Pengolahan limbah

Abstract

Sentra produksi singkong di Provinsi Jawa Tengah dihasilkan oleh daerah Kabupaten Pati. Selama ini sampah kulit singkong hasil produksi tepung tapioka sangat melimpah. Jika dibiarkan, maka setiap tahunya akan membusuk dan menimbulkan bau tak sedap yang mengganggu aktivitas masyarakat. Kulit singkong tergolong sebagai limbah dari tanaman yang memiliki karbohidrat tinggi, yaitu sekitar 72,49%-85,99% yang dapat digunakan sebagai bahan tambahan pakan ternak. Dan kulit singkong tergolong sebagai sampah organik, karena sampah ini sangat membantu dan meminimalisasi sampah yang ada dimasyarakat. Pengolahan limbah kulit singkong menjadi keripik kulit singkong dapat dijadikan solusi untuk mengatasi limbah kulit singkong. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dibuat dalam 2 tahap, yaitu tahap pendekatan yang dilakukan dengan mengidentifikasi masalah dan tahap pelaksanaan pengolahan limbah kulit singkong. Setelah dilakukan pengolahan hasil yang diperoleh adalah limbah kulit singkong dapat diolah menjadi makanan ringan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akanbi et al. (2007). Pengolahan Limbah Organik. Bogor: Jurusan Teknologi Pertanian IPB.

Akhadiarto, Sindu. 2010. Pengaruh Pemanfaatan Limbah Kulit Singkong Dalam Pembuatan Pelet Ransum Unggas, Jurnal Teknik Lingkungan, 11(1), 127 – 138.

Alma, Buchari. (2007). Kewirausahaan. Bandung: Alpabeta.

Aryani Lina, et al. 2017. IbM pada Kelompok Ibu-Ibu Mengolah Kulit Singkong Di Desa Cinere Kota Depok. Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Humaniora, 7(2), 339-340.

Astuningtias, Nur. (2008). Usaha Pemanfaatan Limbah Singkong. Bogor: Managemen Agribisnis IPB.

Bhirawa, Etha. (2012). Pembuatan Keripik Kulit Singkong (Kerlisting). Surakarta: Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret.

Danarti dan S. Najiyati. (2000). Palawija, Budidaya dan Analisis Usaha Tani. Jakarta: Penebar Swadaya.

Darjanto dan Murjati. (1980). Khasiat Racun dan Masakan Ketela Pohon. Cetakan Kedua. Bogor: Yayasan Dewi Sri.

Faraz, Jaidi N. (2013). Makalah Kewirausahaan. Yogyakarta :Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta.

Hadibroto, C. Kartohadiprojo, N. Tobing, H.A.L. (2007). Cemilan Khas Indonesia. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Umum.

Herdiansyah D, et al. 2020. Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Kendari melalui Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kulit Singkong Menjadi Keripik Kulit Singkong. SMKN 5 Krndari, 1 (1), 50-54.

Hermanto & Fitriani. 2018. Pengaruh Lama Proses Fermentasi terhadap Kadar Asam Sianida (HCN) dan Kadar Protein Pada Kulit dan Daun Singkong. Jurnal Riset Teknologi Industri, 12 (2), 168-180.

Maharani, Anggi dkk,. (2008). Usaha Pemanfaatan Limbah Singkong sebagai Alternatif Pangan Olahan Berbasis Sumber Daya Lokal. Bogor: Fakultas Pertanian IPB.

Pemanfaatan Limbah Kulit Singkong sebagai Makanan Ringan Keripik. diakses pada 28 September 2021 dari https://anisalasyfi.wordpress.com/2014/12/08/pemanfaatan-limbah-kulit-singkong-sebagai-makanan-ringan-keripik/

Sandhy Yossi K. (2012). Pemanfaatan Limbah Kulit Singkong (Manihot esculenta skin) sebagai Makanan Ringan Keripik. Mojokerto. Mojokerto: SMAN 1 Puri.

Usaha Keripik Singkong: Kulit Singkong Bernilai Jual Tinggi. 2019. Diakses pada tanggal 22 September 2021. Dari https://bisnisukm.com/kulit-singkong-lezat-bergizi-dan-benilai-jual-tinggi.html

Winarno. (1992). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Published
2022-06-29
Section
Articles