ANALISIS NILAI TAMBAH KULIT KOPI ARABIKA (Coffea arabica) SEBAGAI PRODUK OLAHAN TEH CELUP CASCARA DI DESA TAJI KECAMATAN JABUNG KABUPATEN MALANG

  • Ni Made Krisna Indrayani Politeknik Pembangunan Pertanian Malang
  • Joko Gagung Sunaryono Politeknik Pembangunan Pertanian Malang
  • Eny Wahyuning Purwanti Politeknik Pembangunan Pertanian Malang
Keywords: arabika, cascara, nilai tambah, teh celup

Abstract

Desa Taji Kecamatan Jabung menghasilkan produksi kopi 300 ton per bulannya. Akibat produksi kopi yang tinggi, berdampak pada banyaknya limbah kulit kopi yang dihasilkan. Sejauh ini, pengolahan kopi yang dilakukan di Desa Taji sebatas panen lalu diolah menjadi produk akhir berupa bubuk kopi. Salah satu upaya pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dengan cara melakukan diversifikasi olahan, yakni teh cascara Arabika. Teh cascara merupakan teh dari kulit buah kopi matang berwarna merah yang dikeringkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasio penyeduhan teh celup cascara Arabika, selanjutnya akan dikembangkan ke aspek nilai tambah pengolahan teh cascara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap 1 faktorial, yakni rasio penyeduhan teh kering : air (1:200; 3:200; 5:200). Variabel pengamatan uji organoleptik adalah warna, rasa, dan aroma. Analisis data yang digunakan adalah uji Friedman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan teh cascara dilakukan dengan proses pencucian buah kopi, pemisahan kulit dengan buah kopi, pengeringan kulit kopi, penggilingan dan pengepakan teh cascara yang dibuat dengan metode pengeringan food dehydrator. Rasio penyeduhan 3:200 merupakan perlakuan yang paling disukai oleh panelis menunjukkan rank Warna (2.80), Rasa (2.48), Aroma (2.62). Besar nilai tambah yang dihasilkan teh celup cascara adalah Rp. 16.072 dalam satu kali produksi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asnidar & Asrida. (2017). Analisis Kelayakan Usaha Home Industry Kerupuk Opak Di Desa Paloh Meunasah Dayah Kecamatan Muara Satu Kabupaten Aceh Utara. Jurnal S. Pertanian, 1(1), 39–47.

Bambang, S., Erwan, E. L. (2018). Kulit Buah Kopi Menjadi Produk Unggulan yang Bernilai Ekonomis Tinggi. Fakultas Pertanian Universitas Mataram, 1, 23–25.

Carpenter, M. (2015). Cascara Tea: A Tasty Infusion Made from Coffee Waste. Artikel. National Public Radio.

Desvo Saputra, Maharani, M. S. (2019). Jurnal Agri Sains Vol, 3 No.02, (28 Desember 2019. Jurnal Agri Sains, 03(02), 1–12.

Hayami, Y., Kawagoe, T., Morooka, Y., & Siregar, M. (1987). Agricultural Marketing and Processing in Upland Java A Perspective From A Sunda Village. In CGPRT Centre.

Heeger, A., Kosińska-Cagnazzo, A., Cantergiani, E., & Andlauer, W. (2017). Bioactives of coffee cherry pulp and its utilisation for production of Cascara beverage. Food Chemistry, 221, 969–975. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2016.11.067

Hutasoit, G. Y., Susanti, S., & Dwiloka, B. (2019). Pengaruh Lama Pengeringan Terhadap Karasteristik Kimia dan Warna Minuman Fungsional Teh Kulit Kopi (Cascara) dalam Kemasan Kantung The Effect of Drying Duratio on The Characteristics of Chemical and Color Functional Drink of Coffee Skin tea (Cascara) in P. Retrieved from www.ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tekpangan.

Purba, Radiksi. Pengantar Akuntansi. Edisi Baru.Yogyakarta : Aditya Media. 2002;

Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-3836-2013. Teh Kering Dalam Kemasan. Badan Standar Nasional (BSN) Indonesia.

Soekartawi. (1995). Analisis Usahatani. Jakarta: UI Press.

Soekartawi. (2003). Prinsip Ekonomi Pertanian. Rajawali Press.

Subeki, Diki Danar Tri Winanti , Pigo Nauli, S. H. R. (2018). Polifenol Content And Quality Cascara ( Coffee Cherry Tea ) Fine Robusta As Initiated Technology Beginning Companies.

Sumihati., M., Isroli & Widiyanto. (2011). Utilitas Protein Pada Sapi Perah Friesian Holstein Yang Mendapat Ransum Kulit Kopi Sebagai Sumber Serat Yang Dioalh Dengan Teknologi Amoniasi Fermentasi (Amofer).

Thamkaew, G., Sjöholm, I., & Galindo, F. G. (2021). A review of drying methods for improving the quality of dried herbs. Critical Reviews in Food Science and Nutrition, 61(11), 1763–1786. https://doi.org/10.1080/10408398.2020.1765309

Towaha, J., & Balittri. (2013). Kandungan Senyawa Kimia pada Daun Teh (Camellia sinensi). Warta Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Industritian Dan Pengembangan Tanaman Industri, Vol. 19, pp. 12–16.

Wathon, S.-. (2019). Peningkatan Nilai Ekonomi Kulit Buah Kopi Robusta (Coffea canephora) Melalui Produksi Teh Celup Cascara Sebagai Minuman Fungsional Kaya Antioksidan. Warta Pengabdian, 13(4), 123. https://doi.org/10.19184/wrtp.v13i4.10113
Published
2022-12-30
Section
Articles